Cara Setup Plugin Analytics
Info Penting Script Analytics bakal otomatis dimuat kalau kamu udah ngeset Google Analytics Measurement ID di pengaturan Blog. Gampang banget kan?
Ada dua cara buat nambahin Google Analytics 4 Measurement ID ke blog kamu. Pertama, langsung lewat pengaturan Blog aja. Atau kalau mau lebih manual, bisa juga dengan cara cari kode berikut di Edit HTML terus tambahin measurement ID-nya.
<Variable name="analytics.accountNumber" description="Google Analytics GA-4 Tracking Code" type="string" default="" value=""/>
[!] Kode Tracking Google Analytics GA-4
[!] @type {String}
[!] Kalau Kosong: Kode Tracking diambil dari Pengaturan Blog Blogger
[!] Contoh: G-0000000H00
<Variable name="analytics.accountNumber" description="Google Analytics GA-4 Tracking Code" type="string" default="" value="G-XXXXXXXXXX"/>
[!] Kode Tracking Google Analytics GA-4
[!] @type {String}
[!] Kalau Kosong: Kode Tracking diambil dari Pengaturan Blog Blogger
[!] Contoh: G-0000000H00
Kabar baiknya, kamu nggak perlu repot-repot nambahin kode script berikut ini secara manual di Edit HTML (yang biasanya direkomendasi sama Analytics). Soalnya tema ini udah otomatis nambahininnya buat kamu dengan measurement ID yang udah kamu isi tadi. Praktis abis!
<!-- Google tag (gtag.js) -->
<script async src="https://www.googletagmanager.com/gtag/js?id=G-XXXXXXXXXX"></script>
<script>
window.dataLayer = window.dataLayer || [];
function gtag(){dataLayer.push(arguments);}
gtag('js', new Date());
gtag('config', 'G-XXXXXXXXXX');
</script>
Atur Cara Loading Script Biar Makin Cepat
Secara default, script dimuat dengan cara normal yang kadang bisa bikin skor PageSpeed Insights kamu jadi kurang oke. Nah, kalau kamu pengen performa tetep kenceng, bisa kok ganti cara loading script-nya sesuai kebutuhan.
Plugin ini nyediain 4 tipe loading script yang bisa kamu pilih: Normal, Defer, Lazy, dan Defer + Lazy. Settingan defaultnya sekarang masih di mode Normal.
Nah, ini bedanya masing-masing tipe loading:
- Normal: Script langsung dimuat dengan cara biasa, ditaro di atas tag
</head>. Kelemahannya bisa bikin skor PageSpeed Insights turun dikit. - Defer: Script dimuat secara dinamis setelah halaman selesai loading. Masih bisa ngaruh ke performa PageSpeed Insights juga sih.
- Lazy: Script baru dimuat kalau user udah interaksi sama halaman (klik, scroll, dll) untuk pertama kalinya. Kunjungan berikutnya langsung instant. Plusnya, nggak ngaruh negatif ke skor PageSpeed Insights.
- Defer + Lazy: Mirip kayak Lazy, tapi lebih aman karena mastiin halaman udah loaded dulu. Tetep nggak ganggu performa PageSpeed.
Hati-hati ya, kalau pake tipe loading selain Normal, kadang ada kemungkinan event tracking nggak ke-record karena script loading-nya ditunda. Terus khusus untuk tipe Lazy sama Defer + Lazy, pengunjung baru harus interaksi dulu sama halaman biar script-nya dimuat. Semua tipe ada plus minusnya masing-masing, jadi pilih yang paling cocok buat kebutuhanmu.
Cara ganti tipe loading-nya gampang kok:
- Buka Theme Designer (Perancang Tema).
- Klik tab Advanced (Tingkat Lanjut).
- Di menu dropdown, pilih Plugin: Google Analytics.
- Ubah ukuran Load Type jadi 1px untuk Normal, 2px untuk Defer, 3px untuk Lazy, atau 4px untuk Lazy + Defer.
Cara Matiin Plugin Analytics
Kalau kamu nggak mau script Analytics dimuat otomatis atau pengen nambahin script tag secara manual sendiri, bisa kok matiin plugin Analytics biar tema nggak load script-nya.
Caranya gampang, tinggal masuk ke Theme Designer > Advanced > Plugin: Google Analytics terus set Enable Script ke 1px buat nonaktifin plugin Analytics bawaan.
Tapi inget ya, kalau kamu matiin plugin Analytics terus mau nambahin script tag manual lewat Edit HTML, harus ekstra hati-hati kalau plugin AMP kamu aktif. Kita sangat rekomendasiin tetep pake plugin Analytics ini buat load script-nya, soalnya dia udah bisa handle script buat versi AMP maupun Non-AMP sekaligus. Jadi lebih aman dan praktis.